Blogroll

Friday, March 22, 2013

Petinggi Samsung Akhirnya Benarkan Besut Smart Watch


Februari lalu santer beredar kabar Samsung akan merilis jam tangan cerdas bernama Galaxy Watch. Kini bos marketing Samsung membenarkan bahwa perusahaannya tengah mengerjakan jam tangan. 

"Kami telah menyiapkan produk jam tangan untuk waktu cukup lama. Kami bekerja sangat keras untuk mempersiapkannya," ucap Lee Young Hee pada Bloomberg. "Kami menyiapkan produk masa depan dan jam tangan adalah salah satunya." 

Meski mengkonfirmasi namun Young Hee menolak memberikan informasi lebih detil. Tidak dapat dipastikan apakah jam tangan ini adalah bagian "Project J Active" yang memiliki kode nama Fortius seperti disebutkan beberapa waktu lalu. Kepastian perilisan dan pemasarannya pun tidak dibocorkan oleh Young Hee. 

Sedangkan jam tangan iWatch besutan Apple belum dikonfirmasikan kebenarannya. Kabarnya jam berbasis iOS ini akan meluncur sebelum akhir tahun dan bersaing dengan Samsung Bloomberg sempat menyebutkan bahwa saat ini Apple memperkerjakan tim terdiri 100 orang untuk membesut iWatch. 

Industri jam tangan saat ini mampu mengumpulkan penjualan USD 60 miliar untuk tahun ini. Siapapun perusahaan pertama yang mampu merilis jam tangan canggih punya kesempatan besar memenangkan hati konsumen. Tentu saja itu akan menyumbang pendapatan besar selain dari ponsel, tablet dan TV.

Read More


iPhone 5S dan iPad 5 Meluncur 29 Juni Lewat Acara Spesial?

Setelah mereda beberapa saat kini isu kehadiran iPhone 5S dan iPad 5 kembali menyeruak. Kabarnya Apple akan mengadakan sebuah acara spesial pada 29 Juni. Di sana akan diluncurkan iPhone 5S dan iPad 5 secara bersamaan. 


Gizmorati mengaku mendapat informasi tersebut dari orang dalam Apple yang telah dikonfirmasi pihak ketiga. Apple akan menggelar acara peluncuran bertajuk "Original Passion, New Ideas". Acara itu akan dibuat spesial sebagai perayaan ultah ke-6 iPhone yang diperkenalkan pada 2007 lalu oleh Steve Jobs. 



Kabarnya iPhone dan iPad baru ini sepenuhnya merupakan hasil kepemimpinan CEO Tim Cook. Seperti diketahui sebelumnya, iPhone 5 merupakan karya terakhir Steve Jobs. Diduga kuat acara pada 29 Juni ini akan dilangsungkan di markas besar Apple di Cupertino, California. 



Perilisan iPhone 5S dan iPad 5 tersebut memiliki tujuan untuk merebut kembali perhatian masyarakat dan meyakinkan investor. Belakangan ini memang Apple kerap menjadi sorotan analis yang tidak puas dengan mandegnya inovasi mereka sepeninggal Steve Jobs. Apalagi Samsung semakin mendominasi dengan perangkat Android-nya selama dua tahun ini. 



Namun banyak analis percaya Apple akan bisa meraih kembali posisinya di tahun ini. "Siklus iPhone 5S tahun ini akan menjadi perangkat 'pembunuh' yang meningkatkan kembali fokus publik pada iOS," ucap Morgan Stanley, analis dari Katy Huberty, pada CNBC.



Read More


iPhone Baru untuk Low-end Diprediksi Harganya Separuh iPhone 5



Tahun ini Apple dikabarkan bakal meluncurkan dua iPhone, yang salah satunya adalah iPhone 5S. Para analis meyakini iPhone satunya akan berupa smartphone untuk kelas menengah ke bawah (low-end). 

Apple diduga kuat membesut iPhone versi murah ini untuk mendongkrak popularitas mereka di pasar yang lebih luas. Pada Januari lalu Bloomberg melaporkan Apple sedang mengerjakan iPhone yang bakal dihargai di kisaran USD 99-145 (Rp 1 juta-Rp 1,5 juta). Namun kali ini ValueWalk mengeluarkan kabar lain. 

Analis dari Credit Suisse menyebutkan iPhone kelas low-end itu akan dibanderol USD 329 (Rp 3,3 juta) saat dipasarkan. Harga tersebut separuh dari iPhone 5 yang saat ini dijual mulai kisaran USD 649 (Rp 6,3 juta). Dengan harga penjualan itu diyakini iPhone baru ini dapat meningkatkan pendapat Apple secara drastis. 

Tahun ini diduga kuat Apple bakal merilis iPhone 5S yang memiliki pembaruan pada bagian kamera dan prosesor namun desainnya tetap sama. iPhone 5S disebut-sebut bakal diluncurkan pada 29 Juni dalam acara spesial memperingati ultah ke-6 debut iPhone. Untuk proses produksinya diisukan dimulai pada Mei.

Read More


Nokia Dukung Apple Blokir Penjualan Gadget Samsung



Setelah lama terlibat perseteruan dengan Samsung akhirnya Apple menemukan teman persekutuan. Nokia baru saja diketahui mengajukan dokumen ke pengadilan untuk mendukung langkah Apple memblokir Samsung. 

Reuters melaporkan bahwa Nokia baru saja mengajukan surat pada pengadilan banding Amerika Serikat mendukung Apple . Di sana tertulis bahwa pengadilan melakukan kesalahan dengan menolak permintaan Apple memblokir Samsung secara permanen. Nokia diduga mendukung Apple karena mereka juga tengah terlibat kasus perselisihan paten. 

Pengacara Nokia, Keith Broyles, berargumentasi bahwa hakim Lucky Koh membuat kesalahan dengan menyatakan Apple harus menunjukkan "bukti kuat" bahwa peredaran gadget Samsung mengganggu pemasaran iPhone. Hal itu dipandang Nokia dapat menyebabkan efek lebih luas terhadap perlindungan paten di Amerika Serikat. 

Nokia sendiri tercatat pernah menang saat berurusan rebutan paten dengan RIM dan Apple. Lalu pada Agustus tahun lalu kembali memenangkan denda USD 1,05 miliar melawan Samsung. Sedangkan Apple dan Samsung masih perang paten untuk seri Nexus setelah sebelumnya saling klaim desain seri Galaxy.

Read More